LASKAR PELANGI
SINOPSIS: Film ini mengisahkan tentang Ikal (Zulfanny), anak asli Belitong yang berusaha keras mengejar mimpi dengan bersekolah di salah satu SD yang hampir roboh bernama SD Muhammadiyah Gantong. Tahun 1974, Ikal kecil bersama ayahnya (Mathias Muchus) mendaftar ke sekolah SD Muhammadiyah Gantong. Sekolah tersebut dipimpin oleh Pak Harfan (Ikranagara) selaku kepala sekolah, serta dua guru, yakni Bu Muslimah (Cut Mini) dan Pak Bakri (Teuku Rifnu Wikana) yang akan mendidik anak-anak.
Sebagian besar siswa tersebut berasal dari kalangan keluarga miskin, seperti Lintang (Ferdian) si anak pesisir asal Tanjung Kelumpang yang tinggal bersama ayah dan tiga adik perempuan, Mahar (Verrys Yamarno) si anak berhobi mendengarkan musik melalui radio, Kucai (Yogi Nugraha) si ketua kelas yang ayahnya bekerja di tambang PN Timah, dan masih banyak lagi.
Sementara itu, sekolah tersebut memiliki aturan khusus. Sekolah bisa membuka kelas baru jika jumlah siswanya sudah mencapai sepuluh siswa-siswi. Ini berbeda dengan sekolah lain seperti SD PN Timah yang setiap tahun selalu membuka kelas baru.
Setelah lama menunggu, siswa-siswi yang terkumpul baru mencapai sembilan orang. Ketika harapan tersebut hampir redup, datanglah seorang anak bernama Harun (Jeffry Yanuar) yang merupakan anak berkebutuhan khusus. Kehadiran Harun membuat sekolah ini akhirnya memiliki kelas baru.
Salah satu guru SD PN Timah, yaitu Pak Mahmud (Tora Sudiro) tertarik dengan Bu Muslimah, walaupun ia pernah membuat Bu Muslimah agak tersinggung.
Lima tahun kemudian, tahun 1979, anak-anak SD Muhammadiyah menikmati kebahagian di sekolah seperti anak-anak lain. Kadang-kadang kebahagian itu membuat mereka tidak menuruti apa kata Bu Muslimah. Namun, di balik itu semua, semangat mereka dalam belajar sangat tinggi. Ada Lintang yang selalu datang telat karena harus menjaga adik-adiknya dulu sambil menunggu sang ayah pulang dari melaut. Lintang pun harus naik sepeda puluhan meter melewati rumput, menunggu buaya besar lewat, hingga akhirnya tiba di sekolah.
Komentar
Posting Komentar